
Sudan sedang menangis. Negeri yang dulu penuh kehidupan kini hancur oleh perang dua militer yang saling berebut kuasa: SAF dan RSF. Keduanya bukan hanya bertarung soal kekuasaan, tapi juga menjadi alat bagi negara asing seperti Uni Emirat Arab dan Mesir yang ingin mengeruk emas Sudan.
Namun yang paling miris adalah jatuhnya korban jiwa dari rakyat kecil yang tidak bersalah. Pada akhir Oktober 2025, tercatat sebanyak 2.200 warga sipil tewas dalam serangan yang dilakukan RSF di kota El-Fasher, sementara 390.000 orang terpaksa mengungsi.
Secara total, sudah lebih dari 150.000 orang tewas dalam konflik di seluruh negeri. Hingga kini ada sekitar 20 juta rakyat Sudan yang terdampak dan hidup dalam ketidakpastian. PBB menyebut ini sebagai krisis kemanusiaan terbesar di dunia.

Lebih dari 70 persen rumah sakit di Sudan terdampak konflik dan menghambat layanan serta fasilitas kesehatan di negara tersebut. Rumah-rumah sakit yang masih berfungsi disesaki orang-orang yang mencari pengobatan, kebanyakan dari mereka adalah korban konflik.

Kondisi Sudan semakin kritis. Di tengah konflik dan kelaparan, rakyat Sudan berpegang pada satu hal: harapan. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian, bantu rakyat Sudan bertahan dari krisis kemanusiaan dengan cara:
1. Klik “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan pembayaran
Terima kasih sudah peduli ketika banyak yang memilih diam. Bantuanmu menjadi bukti bahwa kemanusiaan masih hidup, dan harapan belum padam di tanah Sudan.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik